Info
Nutrisi Seimbang = Asupan & Pengeluaran
Asupan
makanan yang dikonsumsi harus sesuai dengan aktivitas yang dilakukan. Agar
asupan yang dimakan dapat dimetabolisme atau diproses dalam tubuh secara benar.
Ada 3 kemungkinan kondisi asupan makanan yang kita alami:
Pertama,
asupan berlebih dan aktivitas sedikit akan menyebabkan asupan makanan tersebut
tidak digunakan atau di metabolisme semua, sehingga sisa-sisanya akan menumpuk
dan menyebabkan berbagai gangguan, seperti penumpukan karbohidrat, penumpukan
lemak, dan lain-lain jika metabolisme tubuh tidak baik akan menyebabkan
penyakit degeneratif (kanker, jantung koroner, dan lain) jika dalam kondisi
tersebut secara terus menerus.
Kedua,
asupan kurang sedangkan aktivitas berlebih hal tersebut akan menyebabkan
berbagai gangguan metabolisme juga jika tidak diperhatikan secara hati-hati,
seperti kurang gizi, anemia (jika asupan zat besi yang seharusnya dibutuhkan
menjadi kurang), dan lain-lain. Hal ini juga yang sering dinamakan sebagai
program diet, dan harus memiliki kadar asupan kalori minimal sesuai dengan
kondisi tubuh seseorang agar diet yang dilakukan aman.
Ketiga merupakan kondisi
seimbang, yaitu ketika aktivitas kecil, maka asupan makanan juga kecil, ketika
aktivitas besar, maka asupan makanan juga besar, sesuai dengan tingkat
keseimbangan kedua hal tersebut sesuai standar dan jenis asupan makanan
berdasarkan kandungan nutrisi dan jenis aktivitas yang sesuai membutuhkan
kalori dengan perhitungan yang tepat.